Tuesday, 20 October 2026 • Portal Berita Investigasi
BREAKING
Investigasi 2 min read (198 kata) Uji Fakta Redaksi

Investigasi Lingkungan: Jejak Limbah B3 Tambang Emas Ilegal (PETI) yang Mengendap di Daerah Aliran Sungai Kritis

Hasil uji laboratorium independen terhadap sampel air dan endapan sedimen sungai di sekitar kawasan penambangan emas tanpa izin menunjukkan kadar merkuri dan sianida melampaui batas aman hingga 85 kali lipat.

Tim Investigasi Lingkungan & Forensik Ekologis

Spesialis Investigasi Kejahatan Lingkungan Hidup

Rabu, 9 September 2026 • 23:25 WIB

3,194 tayangan

Investigasi Lingkungan: Jejak Limbah B3 Tambang Emas Ilegal (PETI) yang Mengendap di Daerah Aliran Sungai Kritis
Klik untuk Zoom HD
Dokumentasi BeritaPenyidik: Rekonstruksi penyidikan kasus Investigasi.
Resolusi Tinggi

KALIMANTAN BARAT, BERITAPENYIDIK.COM — Air sungai yang menjadi tumpuan hidup tiga desa adat di bantaran hulu sungai tampak berwarna cokelat pekat menyerupai susu kopi. Bau belerang menyengat tercium saat angin bertiup kencang. Ratusan mesin dompeng penyedot pasir emas bertenaga diesel menderu tanpa henti di tengah kawasan hutan lindung.

Tim investigasi BeritaPenyidik.com bersama ahli kimia lingkungan mengambil sembilan sampel air dan sedimen lumpur dari tiga titik berjarak 500 meter, 2 kilometer, dan 5 kilometer dari lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI).

Hasil Laboratorium: Bom Waktu Kesehatan Warga

Hasil uji spektrofotometri serapan atom (AAS) di laboratorium terakreditasi KAN mengonfirmasi ancaman krisis kesehatan publik berskala masif:

  • Konsentrasi senyawa merkuri (Hg) pada sedimen dasar sungai mencapai 0,085 mg/L, atau melampaui batas baku mutu Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebesar 85 kali lipat.
  • Kandungan sianida bebas (CN) dari proses perendaman batuan bijih emas di kolam pembuangan tak berizin mencemari sumur dangkal warga di radius 1,5 kilometer.
  • Puskesmas setempat mencatat lonjakan kasus penyakit kulit akut, gangguan neurologis tremor, dan kelainan pertumbuhan pada anak-anak balita di sepanjang bantaran sungai.

Investigasi juga menemukan indikasi keterlibatan cukong pemodal besar dari luar daerah yang menyuplai merkuri ilegal melalui jalur penyelundupan perbatasan dengan perlindungan oknum aparat desa.

Galeri Bukti Forensik & Rekonstruksi (High-Res)

Klik pada foto untuk membuka penampil interaktif dengan zoom detail hingga 250%

4 Foto Bukti
Investigasi Lingkungan: Jejak Limbah B3 Tambang Emas Ilegal (PETI) yang Mengendap di Daerah Aliran Sungai Kritis (Foto Utama Rekonstruksi Perkara)
Perbesar Foto Utama

Investigasi Lingkungan: Jejak Limbah B3 Tambang Emas Ilegal (PETI) yang Mengendap di Daerah Aliran Sungai Kritis (Foto Utama Rekonstruksi Perkara)

Palu Sidang & Tumpukan Berkas Perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri
Perbesar Yurisprudensi

Palu Sidang & Tumpukan Berkas Perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri

Warkah Asli & Dokumen Ukur Buku Tanah Kadastral Kementerian ATR/BPN
Perbesar Dokumen Warkah

Warkah Asli & Dokumen Ukur Buku Tanah Kadastral Kementerian ATR/BPN

Pemeriksaan Saksi Ahli Forensik Dokumen dan Pembuktian Materil
Perbesar Laboratorium Forensik

Pemeriksaan Saksi Ahli Forensik Dokumen dan Pembuktian Materil

Bagaimana Tanggapan Anda?

Berikan apresiasi atau sikap terhadap laporan investigasi ini

Jajak Pendapat Terkait Kasus Ini

Berikan pandangan Anda sebagai pembaca kritis

Apakah Anda mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana untuk memiskinkan koruptor dan mafia tanah?

Diskusi Publik & Tanggapan Hukum (0)

Moderasi berbasis verifikasi identitas dan kode etik media siber

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan analisis!

BP

Tim Investigasi Lingkungan & Forensik Ekologis

UKW Utama

Spesialis Investigasi Kejahatan Lingkungan Hidup

ID Wartawan Terverifikasi Dewan Pers RI

Cek Keabsahan KTA