Tuesday, 20 October 2026 • Portal Berita Investigasi
BREAKING
Investigasi 2 min read (193 kata) Uji Fakta Redaksi

Investigasi Finansial: Menguak Skema Ponzi Berkedok Robot Trading Kripto Syariah yang Telan Korban 14 Ribu Nasabah

Di balik seminar mewah bertabur influencer di hotel berbintang lima, sebuah sindikat piramida keuangan meraup dana masyarakat Rp 620 miliar melalui janji bagi hasil 15 persen per bulan yang berakhir gagal bayar.

Tim Investigasi Finansial

Analis Kejahatan Keuangan & Pasar Modal

Kamis, 10 September 2026 • 00:20 WIB

3,924 tayangan

Investigasi Finansial: Menguak Skema Ponzi Berkedok Robot Trading Kripto Syariah yang Telan Korban 14 Ribu Nasabah
Klik untuk Zoom HD
Dokumentasi BeritaPenyidik: Rekonstruksi penyidikan kasus Investigasi.
Resolusi Tinggi

JAKARTA, BERITAPENYIDIK.COM — Membawa jargon 'Kecerdasan Buatan Algoritmik Bebas Riba' dan mengantongi sertifikasi endorsement dari sejumlah tokoh publik ternama, platform investasi 'Al-Amanah Crypto Bot' berhasil menghimpun lebih dari 14.200 anggota dari kalangan pensiunan, guru, dan pelaku UMKM dalam waktu kurang dari setahun.

Namun, sejak dua bulan terakhir, tombol penarikan dana (withdrawal) di dashboard aplikasi mendadak terkunci dengan dalih "Sinkronisasi Server Global". Kantor operasional megah di kawasan segitiga emas Jakarta Selatan pun kini kosong melompong ditinggalkan para direksinya.

Analisis Blockchain: Tidak Ada Aktivitas Trading Riil

Tim forensik blockchain BeritaPenyidik.com menelusuri riwayat transaksi pada smart contract dan deposit wallet btc/usdt yang diklaim sebagai liquidity pool trading perusahaan:

  • Faktanya, 100 persen dana setoran nasabah baru langsung diputar seketika untuk membayar 'keuntungan' nasabah lama—pola murni skema Ponzi klasik piramida.
  • Tidak ditemukan satupun rekaman eksekusi arbitrase atau buy/sell order di bursa kripto resmi yang terdaftar di Bappebti.
  • Sekitar 32 juta USDT (setara Rp 512 miliar) telah dilarikan secara bertahap melalui mixer transaksi terdesentralisasi (crypto tumbler) menuju lima cold storage wallet anonim di luar negeri.

Bareskrim Polri bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Red Notice Interpol terhadap dua warga negara asing yang bertindak sebagai arsitek teknis sistem tersebut.

Galeri Bukti Forensik & Rekonstruksi (High-Res)

Klik pada foto untuk membuka penampil interaktif dengan zoom detail hingga 250%

4 Foto Bukti
Investigasi Finansial: Menguak Skema Ponzi Berkedok Robot Trading Kripto Syariah yang Telan Korban 14 Ribu Nasabah (Foto Utama Rekonstruksi Perkara)
Perbesar Foto Utama

Investigasi Finansial: Menguak Skema Ponzi Berkedok Robot Trading Kripto Syariah yang Telan Korban 14 Ribu Nasabah (Foto Utama Rekonstruksi Perkara)

Palu Sidang & Tumpukan Berkas Perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri
Perbesar Yurisprudensi

Palu Sidang & Tumpukan Berkas Perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri

Warkah Asli & Dokumen Ukur Buku Tanah Kadastral Kementerian ATR/BPN
Perbesar Dokumen Warkah

Warkah Asli & Dokumen Ukur Buku Tanah Kadastral Kementerian ATR/BPN

Pemeriksaan Saksi Ahli Forensik Dokumen dan Pembuktian Materil
Perbesar Laboratorium Forensik

Pemeriksaan Saksi Ahli Forensik Dokumen dan Pembuktian Materil

Bagaimana Tanggapan Anda?

Berikan apresiasi atau sikap terhadap laporan investigasi ini

Jajak Pendapat Terkait Kasus Ini

Berikan pandangan Anda sebagai pembaca kritis

Apakah Anda mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana untuk memiskinkan koruptor dan mafia tanah?

Diskusi Publik & Tanggapan Hukum (0)

Moderasi berbasis verifikasi identitas dan kode etik media siber

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan analisis!

BP

Tim Investigasi Finansial

UKW Utama

Analis Kejahatan Keuangan & Pasar Modal

ID Wartawan Terverifikasi Dewan Pers RI

Cek Keabsahan KTA