JAKARTA, BERITAPENYIDIK.COM — Pengadaan infrastruktur digital di ranah birokrasi daerah kerap kali menjadi ladang subur bancakan anggaran tanpa tersorot radar publik. Hasil investigasi selama 4 bulan yang dilakukan tim BeritaPenyidik.com berhasil menyingkap alur rekayasa pengadaan data center dan komputasi awan (cloud computing) di sebuah pemerintah provinsi dengan pagu anggaran Rp 84 miliar.
Melalui bocoran dokumen RKA dan komunikasi internal panitia lelang, spesifikasi teknis prosesor dan kartu grafis server sengaja disesuaikan dengan katalog produk tunggal yang hanya dipegang oleh distributor bayangan milik kerabat pejabat dinas terkait.
Kontrak pemenang lelang mensyaratkan cashback tak resmi sebesar 12 persen yang disamarkan dalam tagihan konsultansi pemeliharaan perangkat lunak berkala. Ketika tim redaksi melakukan verifikasi fisik ke alamat kantor vendor pemenang lelang di kawasan ruko pinggiran ibu kota, lokasi tersebut hanya berupa rumah kosong tanpa papan nama perusahaan.