BEKASI - PATIMBAN, BERITAPENYIDIK.COM — Urat nadi distribusi logistik nasional mendapatkan suntikan daya baru setelah ruas tol akses langsung yang menghubungkan gugus kawasan industri manufaktur di Cikarang-Karawang menuju Pelabuhan Patimban resmi dibuka untuk operasional umum.
Sebelum jalan tol ini rampung, ribuan armada truk kontainer pengangkut suku cadang otomotif dan barang elektronik harus berjibaku dengan kemacetan parah di jalur arteri pantura dengan waktu tempuh mencapai 4 hingga 5 jam.
Penghematan Biaya Logistik Rp 12 Triliun Per Tahun
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyambut antusias beroperasinya infrastruktur strategis ini:
- Waktu tempuh terpangkas drastis menjadi hanya 70 hingga 90 menit dalam kondisi lalu lintas normal.
- Penurunan konsumsi bahan bakar solar dan pengurangan risiko keterlambatan jadwal kapal (demurrage fee) diperkirakan menghemat biaya logistik sektor industri hingga Rp 12 triliun setiap tahunnya.
- Ruas jalan tol ini dilengkapi dengan teknologi timbangan dinamis (weigh-in-motion sensor) di setiap gerbang masuk untuk mencegah masuknya truk over kapasitas yang dapat memperpendek usia jalan.
Pemerintah menargetkan kehadiran akses tol ini dapat menarik gelombang investasi baru di koridor ekonomi Jawa Barat utara.