Tuesday, 20 October 2026 • Portal Berita Investigasi
BREAKING
Cyber Crime 2 min read (192 kata) Uji Fakta Redaksi

Investigasi Penjualan Akun Ilegal & Kloning Aplikasi Banking di Kanal Telegram: 6 Pelaku Mahasiswa IT Diamankan

Penyelidikan mendalam tim cyber crime mengungkap jaringan distribusi APK trojan berbahaya berkedok surat tilang dan paket kurir yang dikendalikan melalui sindikat kanal tertutup Telegram.

Tim Investigasi Siber

Reporter Khusus Malware & Sindikat Digital

Rabu, 9 September 2026 • 23:10 WIB

3,342 tayangan

Investigasi Penjualan Akun Ilegal & Kloning Aplikasi Banking di Kanal Telegram: 6 Pelaku Mahasiswa IT Diamankan
Klik untuk Zoom HD
Dokumentasi BeritaPenyidik: Rekonstruksi penyidikan kasus Cyber Crime.
Resolusi Tinggi

YOGYAKARTA, BERITAPENYIDIK.COM — Enam pemuda yang tercatat sebagai mahasiswa jurusan teknologi informasi di sejumlah perguruan tinggi swasta diringkus jajaran tim Siber Ditreskrimsus Polda DIY atas keterlibatan dalam perakitan, distribusi, dan monetisasi malware jenis Android Sniffing Trojan.

Sindikat ini memanfaatkan aplikasi percakapan Telegram dengan membuka grup privat VIP berbayar, tempat mereka menjual paket software berbahaya (Malware-as-a-Service) kepada para pelaku penipuan daring di berbagai daerah.

Cara Kerja Malware Penguras Saldo

Dalam gelar perkara, polisi memamerkan alur kerja malware yang dirancang para tersangka:

  • Aplikasi berbahaya disamarkan dengan ikon dan nama file meyakinkan, seperti "Surat Konfirmasi Tilang ETLE.apk", "Undangan Pernikahan Digital.apk", atau "Resi Pelacakan Ekspedisi.apk".
  • Saat korban mengunduh dan menginstal file tersebut, sistem meminta izin akses Accessibility Service dan SMS Listener.
  • Dengan izin tersebut, aplikasi secara otomatis menyadap dan meneruskan seluruh pesan SMS masuk—terutama kode OTP perbankan—ke server C2 milik pelaku tanpa memunculkan notifikasi di ponsel korban.
  • Data kredensial dan saldo rekening korban kemudian ditawarkan di kanal gelap Telegram dengan tarif 500 ribu hingga 2 juta rupiah per akun rekening aktif.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak pernah menginstal file berekstensi .APK yang dikirimkan oleh nomor tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp maupun pesan singkat.

Galeri Bukti Forensik & Rekonstruksi (High-Res)

Klik pada foto untuk membuka penampil interaktif dengan zoom detail hingga 250%

4 Foto Bukti
Investigasi Penjualan Akun Ilegal & Kloning Aplikasi Banking di Kanal Telegram: 6 Pelaku Mahasiswa IT Diamankan (Foto Utama Rekonstruksi Perkara)
Perbesar Foto Utama

Investigasi Penjualan Akun Ilegal & Kloning Aplikasi Banking di Kanal Telegram: 6 Pelaku Mahasiswa IT Diamankan (Foto Utama Rekonstruksi Perkara)

Palu Sidang & Tumpukan Berkas Perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri
Perbesar Yurisprudensi

Palu Sidang & Tumpukan Berkas Perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri

Warkah Asli & Dokumen Ukur Buku Tanah Kadastral Kementerian ATR/BPN
Perbesar Dokumen Warkah

Warkah Asli & Dokumen Ukur Buku Tanah Kadastral Kementerian ATR/BPN

Pemeriksaan Saksi Ahli Forensik Dokumen dan Pembuktian Materil
Perbesar Laboratorium Forensik

Pemeriksaan Saksi Ahli Forensik Dokumen dan Pembuktian Materil

Bagaimana Tanggapan Anda?

Berikan apresiasi atau sikap terhadap laporan investigasi ini

Jajak Pendapat Terkait Kasus Ini

Berikan pandangan Anda sebagai pembaca kritis

Apakah Anda mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana untuk memiskinkan koruptor dan mafia tanah?

Diskusi Publik & Tanggapan Hukum (0)

Moderasi berbasis verifikasi identitas dan kode etik media siber

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan analisis!

BP

Tim Investigasi Siber

UKW Utama

Reporter Khusus Malware & Sindikat Digital

ID Wartawan Terverifikasi Dewan Pers RI

Cek Keabsahan KTA